The Kenapa of Radio Jono Terbakar

Radio? Kenapa membuat radio? Saya berhutang pada Mas Wok The Rock dan video di bawah ini

Entah bagaimana bisa nemu video diatas, saya lupa, tapi yang saya ingat setelah menonton video itu saya langsung mencari radio-radio yang disebut: NTS, WFMU, RRRRADIO, dll

Radio pertama yang saya dengar adalah NTS. Saya masuk ke websitenya dan cukup kebingungan, karena banyak sekali DJ/penyiar dan programnya. Saya mulai dengan mengetik “indonesia” di search bar-nya. Ternyata di dalam Radio NTS ada musik yang sangat beragam, mulai dari jazz, gamelan, experimental, hingga yang sangat pop. Saya mencuri dengar beberapa show, yang kebanyakan musik elektronik, sambil menjemur baju. Saya ingat betul waktu itu. Pengalaman saya menikmati radio sebagai soundscape pengiring kegiatan domestik.

Setelah menjajal NTS, radio online yang berdiri di London, saya mencoba WFMU. WFMU dari Amerika, siaran dalam frekuensi FM juga di New York dan New Jersey Amerika. WFMU menyebut dirinya freeform radio. Setiap DJ punya programnya masing-masing dan mengatur sendiri musiknya. Saya cukup bingung awalnya mendengarkan WFMU karena mereka punya 4 stasiun radio online: 2 stasiun menggunakan live DJ dan 2 stasiun autoDJ (full memutarkan musik 24/7). Setelah saya kulik, saya menemukan sebuah program pagi bernama Wake & Bake dengan DJ Clay Pigeon, disiarkan live tiap senin-jumat setiap pagi WA (waktu amerika). Saya suka WFMU karena di pemutar onlinenya ada informasi lagu yang sedang diputar. Arsip siaran lainnya juga dapat di dengarkan di website WFMU, dengan adanya playlist yang bisa diklik lagu yang ingin diputar. Fitur yang sangat menarik.

Semakin saya kulik, ternyata ada banyak radio online yang menarik di seluruh penjuru dunia. Saya ketemu lagi Boogaloo Radio, sebuah pub radio dari London dengan penyiar dan tamu-tamu yang tidak main-main. Personil The Libertines adalah salah satu penyiar mereka. Lalu ada lagi Melodic Distraction dari Liverpool, Hope St Radio dari Melbourne, dll.

Di Indonesia, sebenarnya juga ada Demajors Radio, Ruru Radio, Pamityang2an, Goo Goo Radio, dll. Mungkin ada lebih banyak lagi. Tapi saya jarang mendengarkan, karena beberapa radio tidak siaran 24/7 sehingga kadang kalau mau mendengarkan sedang off air.

Hampir semua yang saya sebut di atas: NTS. WFMU, KEXP, Melodic Distraction, Boogaloo adalah not-for-profit dan freeform radio. Beberapa radio menggunakan FM di kotanya, beberapa hanya online. Beberapa pun rutin 24/7, beberapa siaran cuma pukul 4-7 malam. Setiap radio berjalan sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Setiap radio punya komunitas pendengarnya masing-masing, yang membutuhkan keberadaan radio tersebut.

Lalu kenapa saya menggagas Radio Jono Terbakar? Karena saya suka mendengar radio-radio yang saya sebut diatas, saya jadi pingin bikin. Saya pingin bikin radio yang memutar lagu teman-teman. Untuk proyek pertama Radio Jono Terbakar ini, hanya akan memutar lagu yang dikirimkan ke radio@jonoterbakar.com. Kami tidak akan memutar lagu yang tidak secara langsung dikirimkan ke kami. Karena saya percaya berradio adalah berkomunitas. Harapannya dengan adanya Radio Jono Terbakar, penikmatnya bisa mendengarkan radio 24/7 yang tidak harus membayar di spotify, dll. Bayaran spotifynya bisa untuk mengapesiasi secara langsung si musisi.

Kalau paragraf sebelum ini terlalu ndakik, Radio Jono Terbakar sesungguhnya hadir untuk hadir saja. Tidak punya tujuan, visi, dan misi. Semoga ada yang dapat merasakan manfaatnya dan memanfaatkannya. Syukur-syukur adanya yang kepancing bikin radio yang lebih “serius” wkwk

Oya, satu lagi, melalui radio-radio online yang bisa saya akses. Saya menemukan musik-musik baru. Yang mana artinya musisi-musisi baru. Bisa saling mempengaruhi dan menginspirasi. Sebulanan sebelum artikel ini ditulis, saya juga sering menggunakan fitur Radio di Spotify. Ternyata memasrahkan pemilihan lagu kepada DJ atau algoritma bisa mengurangi kebingungan manusia modern dalam memilih di antara banyaknya pilihan yang tergelar di dunia kontemporer ini. Dunia yang kesannya semakin audio visual ini, bisa jadi sangat audio di kultur radio. Barangkali kamu menemukan oase di radio

Dengarkan Radio Jono Terbakar di radio.jonoterbakar.com

Yogyakarta, 26 November 2020
Jono Terbakar

_______

Link terkait:

NTS
WFMU
Boogaloo
Melodic Distraction
Hope St

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cak Parmin
Dihital
Jam Buka
Kualitatif