Pilot

SIlahkan tonton video ini. Bagi saya sangat menarik, terutama bahwa orang hidup itu naik turun. Dan orang yang berusaha selalu berhadapan dengan resiko. Petani menanam, tengkulak berdagang, kita makan, bakteri mengurai.

Saya mengamati pola-pola pilot project. Jadi kalau mau bikin sesuatu, lakukanlah. Dalam konteks sponsor dan dukungan yang diperlukan, akan hadir jika ada pilotnya atau dummynya atau bentuk nyatanya. Gagasan itu abstrak, tindakan atau produk itu realita. Apakah kita mau berinvestasi untuk mewujudkan gagasan yang pada akhirnya akan banyak yang mendukung ketika sudah ada bentuk nyatanya?

Semisal lagu, tak terhitung orang bertemu saya yang bilang, “saya punya lagu” tapi tidak ditampilkan, tidak direkam, tidak diperjuangkan untuk didengar dan bermanfaat bagi si pembuat dan yang mendengar. Coba lagu itu direkam dengan hape, gagasannya lebih kongkrit. Orang tak perlu mimpi ke langit ke tujuh untuk memahami gagasanmu, rekaman hape itu membuat gagasanmu turun gunung, menjelma di langit kesatu. Nantinya semakin ke bumi, orang semakin paham. Yang suka mendukung, yang benci membenci dan bisa stroke.

Salah satu yang membuat saya menganalisis dengan ngawur adalah Plainsong live. Seri 1 diselenggarakan, seri 2 sponsor sudah masuk. Ini cuma analisa ngawur tapi kurang lebih begitu pikiran saya. Kalau mau membaca bagaimana netflix mendisrupsi drama di Amerika: biasanya drama atau sitkom dibuat episode 1 sebagai pilot, untuk tau apakah kira-kira bisa dilanjutkan atau tidak. Netflix malah membayar didepan untuk beberapa episode, dan cara ini terbukti berhasil, paling tidak sampai hari ini.

Jadi? Bergeraklah. Kemana angin membawa. Kemana angin memasukimu dan dirimu nggreges sambil bertanya-tanya benarkah yang saya lakukan ini? Tuhan memberkatimu

Yogyakarta, 22 Januari 2021
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cak Parmin
Dihital
Jam Buka
Kualitatif