Noise Bombing: Soto dan Sop Pak Nanto

Lagi-lagi hujan. Deras lagi. Warung Soto dan Sop Pak Nanto pun kehujanan. Tidak basah, tidak banjir, namun terjadi konser disana.

Bicara saja sulit. Komunikasi jadi terhambat walaupun sinyal menunjukkan 4G. Ganyambung, Ganyambung, Ganyambung, Ganyambung.

Saya pribadi rasanya ingin muntah. Kepala pusing. Denting hujan yang biasanya syahdu karena menghantam tanah, kali ini jadi super berisik. Hujan berciuman dengan galvalum.

Atap galvalum sudah jadi the new normal. Dimana-mana galvalum. Ini saya sedang sok tau, tapi rumah saya saja ada galvalumnya. Sumpah, genteng itu berisik sekali kalau kena air hujan. Saya ikut berduka dan prihatin kepada para pegawai di Soto dan Sop Pak Nanto serta warung lain yang beratap galvalum. Kasian telingannya. Kasian psikologisnya.

Jadi, apakah atap seefisien galvalum itu baik? Ya tiap ada buruk, ada baiknya juga. Tapi semoga pabrik genteng Jatiwangi, Godean, dan dimanapun tetap jaya. Agar kita saat hujan tidak basah tapi tidak tuli.

Jiwa yang tenang gaperlu muluk-muluk. Mungkin salah satunya karena atapnya genteng yang syahdu. Hihihihi. Ketawa yuk.

Yogyakarta, 13 Desember 2020
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cak Parmin
Dihital
Jam Buka
Kualitatif