Kematian

Seekor kambing ditidurkan, sebuah rasa syukur membuatnya disembelih. Karena orangnya terbatas, saya ikut memegangi kakinya. Sumpah, ini kali pertama saya ikut menyembelih kambing. Saya berada beberapa sentimeter dari nadinya yang menyemprotkan darah. Gule siang itu rasanya agak berbeda. Ia terkubur dalam perut kami.

Kelinci abu-abu mulai kelihatan aneh. Dia sering diam dan menyendiri. Beberapa kali kami melihat kotornnya agak cair. Niat hati memberi obat datang terlambat. Pada suatu pagi, ia tertidur di kandangnya. Matanya tak berkedip, perutnya kencang. Kami gali kuburnya di halaman belakang. Rasa sedih itu tak bisa ditampik.

Setiap yang hidup pasti mati. Kehidupan adalah mengisi ruang kosong jelang kematian. Pertalite atau pertamax, mas?

Yogyakarta, 26 November 2020
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cak Parmin
Dihital
Jam Buka
Kualitatif