Menungso

Dulu, saya pernah berpikir kritis tentang cerita seorang sahabat yang waktu kecil dilarang orang tuanya bercita-cita jadi Supir Bis AKAP. Bukannya bebas jika setiap orang mau bermanfaat dengan caranya masing-masing, terlepas dari terhormat tidaknya atau banyak tidak bayarannya.

Ketika anak saya mulai mengungkapkan ingin jadi atlit e-sport, saya mulai mikir. Saya tidak suka main game. Beberapa gamer juga di pikiran saya punya stereotipnya sendiri, yang saya kurang sukai.

Ternyata sama aja ya, kalau kita ada di tempat yang sama: sebagai orang tua. Padahal anak saya baru 6 tahun, cita-cita monyet jika disetarakan dengan cinta monyet hehe.

Membiarkan dan mendoakan. Mengarahkan tanpa memaksa. Mudah diungkap, cukup sulit disikat.

Grape, grape. Orang tua.

Yogyakarta, 16 Februari 2021
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dihital
Jam Buka
Kualitatif
Pagi