Mbukak Oven

Oven panas harus dibuka beberapa kali

Satu, saat mau masukin roti. Dua, saat mbolak-mbalik roti biar tidak gosong sebelah. Tiga, saat roti selesai.

Ibarat jendela di kaliurang, kalau dibuka udaranya sejuk. Oven adalah kebalikannya. Saat dibuka, udaranya panas. Kebalikannya pokoknya.

Setiap membuka oven, saya jadi ingat “mati juga kehidupan”. Ini bukan dramatisir, tapi panas itu jadi pengingat saya. Untuk baik sama roti, ragi, lantai, jalan, motor. Terlebih lagi sama manusia, hewan, tanaman, dan kehidupan secara umum. Kenal tidak kenal, saudara bukan saudara, hidup atau mati, kepada semuanya.

Simulasi panas setiap membuka oven, membuat saya tidak ingin hidup di dalam oven itu. Panas.

Sayangnya belum pernah ada saudara/teman yang kesana, atau pun pernah kesana terus balik lagi cerita tentang pengalamannya disana. Yang bisa saya lakukan hanyalah percaya. Selama percaya itu baik untuk saya, kenapa tidak.

Daripada lelah jadi yang terbaik, saya memilih jadi yang terbalik.

Yogyakarta, 14 Desember 2020
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dihital
Jam Buka
Kualitatif
Pagi