Makani

Memberi makan-Diberi makan. Sebuah relasi terkait hoki yang sedang saya teliti melalui 2 kelinci di rumah.

Setiap hari ada kepikiran kelinci sudah makan atau belum. Mereka hewan peliharaan, tidak mencari makan sendiri di belantara halaman belakang yang berumput gaji.

Yang sliweran di pikiran tiba-tiba budaya memelihara hewan untuk hoki. Hoki ini saya gatau artinya, mungkin keberuntungan. Tapi semenjak memelihara hewan, energi-pikiran-dana-kesehatan-kesempatan-waktu (berbagai bentuk rejeki pemberianNya) jadi ada yang dibagikan ke kandang itu hampir tiap harinya.

Siklus alami. Memberi-diberi-memberi-diberi. Untuk diriku sendiri, tanyakan apa yang sudah ku kasih, jangan selalu menagih apa yang dikasih.

Aura Kasih kabarnya mau cerai. Sepintas di detik.com dalam sesi sightreading semalam. Monggo mblo atau dud atau polig.

Dicukupkanlah untuk kita semua, tidak berlebihan tidak kekurangan. Amin

Yogyakarta, 18 Desember 2020
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rapunjel
Kultur Radio
Asu-Asu
Suwun FOSS
soto podomoro