Bersepeda Ditemani Boneka

Kalau pulang agak malam lewat daerah RS DKT Kotabaru, sekitar jam 9-10, saya sering bertemu dengan seorang yang sedang bersepeda. Bukan, bukan sepedaan untuk healthy lifestyle, networking, atau gegayaan. Bapak itu berdagang.

Sudah sejak lama saya pernah jumpa dengannya. Di sepedanya digantungkan boneka-boneka tangan yang ia jajakan. Setiap sepedanya melaju, bonekanya ikut gondal-gandul.

Dulu saya pernah membeli dagangannya, karena anak saya pingin dan karena kasihan. Namun, rasanya tidak mungin setiap bertemu saya bisa membeli dagangannya. Mungkin beda dengan penjaja makanan yang tiap bertemu bisa dibeli makanannya.

Akhirnya, setiap berpapasan, saya mencoba untuk mendoakan beliau. Supaya selalu sehat, dagangannya laris, dan diliputi kebaikan selalu. Bagi saya beliau adalah inspirasi, dan mungkin bagi orang-orang lain yang pernah berjumpa dengannya.

Entah apa hasilnya, kita selalu harus berusaha. Entah apa hasilnya, bukan tentang nominalnya.

Yogyakarta, 27 Desember 2020
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dihital
Jam Buka
Kualitatif
Pagi