Belajar Arsip di andrewrogers.org

Suatu siang, saya berkunjung ke Studio Wisnu Ajitama. Saya mewakili Studio Jono Terbakar hendak membenahi tampilan wisnuajitama.com . Kami duduk-duduk di halaman belakang sambil melihat pembuatan candi. Ya betul, candi. Wisnu Ajitama sedang membuat candi untuk dipamerkan di Grobogan. Suara las dan pukulan ke besi-besi bekas membahana.

Salah satu inspirasi Wisnu adalah Andrew Rogers, perupa dari Australia yang juga banyak berkarya di bidang Land Art dengan skala yang masif. Ingin tau siapa Andrew Rogers lebih lengkap? Tinggal mampir ke andrewrogers.org

Di dalam website tersebut, pengarsipannya sangat baik. Hampir setiap kegiatan Andrew Rogers tercatat disana. Mulai dari karya-karyanya, seminar/talks yang pernah dilakukan, sampai buku-buku dimana namanya/karyanya disebut juga ditulis disana. Masih sambil diiringi suara las, saya mencoba menyelami website Andrew Rogers.

Saya sama sekali tidak kenal Andrew Rogers, saya cuma diberi tahu oleh Wisnu. Lewat website andrewrogers.org saya jadi tau dan kenal beliau. Saya jadi tau bahwa beliau diliput di beberapa media internasional, jika saya ingin melihatnya saya bisa secara detil mencari di google. medianya apa-acaranya apa-tanggal berapa. Saya jadi bisa lihat karya-karyanya, tiap karya jadi 1 lama tersendiri yang terdiri dari beberapa foto karya dan juga deskripsi karya (pernah dipamerkan dimana, terbuat dari bahan apa, dan cerita-cerita lainnya).

Wisnu Ajitama adalah perupa pertama yang saya kenal yang secara gamblang mengungkapkan bahwa memiliki website adalah keperluan yang sangat untuk seorang perupa, apalagi jika berpameran di luar negeri. Saya juga jadi sadar, bahwa pengarsipan saya di Jono Terbakar sangat lemah. Saya tidak mencantumkan bahwa saya pernah mengisi beberapa talkshow/seminar sehingga orang-orang tidak tau kalau saya bisa “berbicara” juga. Kaos-kaos kolaborasi juga tidak terarsip dengan baik, cuma ditaruh di Instagram. Perlu diketahui, foto-foto yang ada di Instagram disimpan di server instagram, yang mana kita tidak punya akses untuk masuk ke dalamnya. Salah-salah dikit akun kita bisa dibanned/dihapus/dihack dan hilanglah arsip kita.

Terimakasih andrewrogers.org telah memberi pelajaran tentang arsip

Yogyakarta, 29 November 2020
Jono Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rapunjel
Kultur Radio
Asu-Asu
Suwun FOSS
soto podomoro